GelarTikar Bisnis Tips dan Cara Memulai Bisnis Frozen Food

Tips dan Cara Memulai Bisnis Frozen Food

Tips dan Cara Memulai Bisnis Frozen Food

Trend gaya hidup yang serba praktis dan instan juga berpengaruh terhadap jenis makanan yang dipilih oleh generasi kiwari. Sehingga tidak heran kalau bisnis frozen food alias makanan beku sangat diminati oleh para pelaku usaha.

Frozen food sendiri merupakan jenis makanan yang telah dibekukan. Makanan jenis ini bisa bertahan lebih lama dikarenakan proses pembekuan bisa memperlambat pertumbuhan bakteri.

Peluang bisnis frozen food juga dipandang sangat menjanjikan karena memiliki cita rasa yang lezat. Selain itu, makanan ini juga tidak membutuhkan proses pengolahan yang lama. Anda hanya perlu menggoreng ataupun mengukus sesuai dengan petunjuk yang ada pada kemasan. Soal harga, frozen food sangat terjangkau untuk berbagai kalangan.

Menilik berbagai fakta mengenai frozen food, mungkin Anda tertarik untuk menjajalnya. Namun, sebelum benar-benar terjun dalam bisnis ini, sebaiknya simak dulu tips dan cara memulai bisnis frozen food berikut ini!

Tips Bisnis Frozen Food

Bisnis frozen food
Aneka jenis frozen food (image source : dikemas.com)

Sama seperti jenis bisnis lainnya, cara memulai bisnis frozen food adalah dengan melakukan riset tentang kondisi pasar terlebih dahulu. Lakukan survei terlebih dahulu, kira-kira di daerah mana yang mempunyai target konsumen terbesar. Jika sudah melakukan hal ini, silakan terapkan beberapa tips berikut ini!

Mengetahui Berbagai Macam Frozen Food

Sebagai pebisnis, tentu Anda harus paham betul apa saja jenis frozen food yang ada di pasaran. Di antara berbagai jenis frozen food, Anda juga harus tahu, mana saja yang paling digemari. Apakah sosis, nugget, tempura, otak-otak, siomay, bakso, empek-empek, donat beku, dan sebagainya.

Secara umum, ada beberapa frozen food yang tersedia di pasaran, diantaranya :

  1. Frozen food siap makan.
  2. Frozen food siap santap (perlu dihangatkan pada rice cooker atau microwave).
  3. Frozen food siap olah.
  4. Frozen food buah dan sayur.

Dalam hal ini, Anda harus paham tentang positioning, differentiation, serta branding atau yang kerap disebut dengan PDB. Hal ini berarti, produk yang Anda jual harus lah mempunyai keunikan atau ciri khas yang tidak mudah untuk diikuti.

Harus Berkomitmen

Tips bisnis frozen food yang selanjutnya adalah dengan selalu berkomitmen terhadap diri sendiri. Anda harus benar-benar menerapkan sikap yang disiplin. Sebab, tanpa adanya komitmen, maka bisnis yang Anda jalani tidak mampu berkembang.

Meskipun pada awalnya akan sedikit sulit, dengan sedikit kesabaran dan marketing yang bagus. Perlahan, orang-orang akan mengetahui bisnis Anda dan mulai menjadi konsumen.

Menentukan Target Pasar

Yang tidak kalah penting dalam memulai bisnis frozen food adalah dengan menentukan target pasar. Anda perlu melakukan pengamatan secara mendalam. Jika perlu, analisis lah kira-kira pelanggan pada segmen mana yang akan disasar.

Teliti apakah target market Anda bisa dicapai hanya dengan penjualan secara offline saja. Atau, bisa dikembangkan dengan metode online. Pelajari juga, ukuran bisnis yang akan Anda lakukan apakah harus dimulai dengan skala yang kecil atau besar.

Belajar dari Persaingan

Memulai bisnis frozen food berarti harus siap dengan persaingan yang pasti akan muncul. Namun, jangan jadikan persaingan sebagai kendala. Melainkan sebagai proses pembelajaran. Anda harus meneliti siapa kompetitor bisnis.

Pelajari juga strategi yang dilakukan oleh pelaku bisnis yang lebih dulu menjual frozen food. Terapkan strategi yang baik dan tinggalkan strategi yang dapat merugikan bisnis.

Cara Memulai Bisnis Frozen Food

Tidak perlu langsung besar, Anda bisa memulai dengan bisnis frozen food rumahan. Nah, untuk menjalankan bisnis ini, silakan ikuti langkah-langkahnya berikut ini!

Membuat Anggaran

Setelah melakukan tips memulai bisnis frozen food dan mempersiapkan semuanya. Sekarang, Anda tinggal membuat anggaran. Buat lah daftar barang-barang yang perlu Anda beli terlebih dahulu.

Diantara barang tersebut adalah etalase, kompor dan gas, timbangan, freezer, mesin kode kadaluarsa, dan berbagai peralatan yang lain. Hitung juga kebutuhan operasional bulanan seperti berbagai jenis frozen food, kemasan, air, listrik, dan sebagainya.

Untuk peralatannya, Anda lebih baik berinvestasi lebih besar tapi alat memiliki kualitas yang baik dan bisa bertahan lama. Seperti saat membeli freezer, pilih lah yang harganya sedikit mahal tapi tidak mudah mengalami kerusakan.

Memilih Produsen yang Terpercaya

Cara memulai bisnis frozen food yang selanjutnya adalah dengan memilih produsen yang terpercaya. Anda dapat membeli langsung pada produsen ataupun agen. Akan tetapi, jangan sampai memilih produsen abal. Sebab, akan merugikan kredibilitas toko Anda.

Agar lebih aman, Anda bisa memilih frozen food dengan merek yang sudah cukup terkenal. Mulai dari Bernard, Belfood, Champ, dan masih banyak lagi. Pastikan untuk mengecek nomor BPOM pada produk tersebut.

Mulai Melakukan Pemasaran

Setelah itu, buat lah toko dengan memanfaatkan halaman rumah agar menghemat biaya sewa tempat.

Jika sudah mendirikan toko, Anda tentu harus melakukan promosi agar orang-orang tahu produk yang dijual. Ada beberapa cara promosi, yakni secara offline dan online.

Cara offline bisa dilakukan dengan memasang banner di depan toko. Atau, bisa juga dengan menyebarkan brosur.

Go Online

Setelah memasarkan produk secara offline, tentu Anda juga harus memanfaatkan media online. Untuk promosi gratis, Anda bisa memanfaatkan sosial media seperti Twitter, Facebook, maupun Instagram.

Anda juga bisa bekerja sama dengan Grab atau Go-Food agar jangkauan pemasaran lebih luas. Syukur-syukur bisa menjangkau pasar di luar daerah hingga luar pulau. Jangan lupa untuk memberikan potongan harga pada saat-saat khusus seperti menjelang hari raya untuk menarik pelanggan.

Jika target pasar sudah berkembang, pastikan Anda bekerja sama dengan jasa pengiriman yang cepat. Saat ini, ada banyak sekali pilihan ekspedisi yang bersaing dalam hal layanan. Mulai dari J&T Express, GrabExpress, JNE Reguler, ID Express, Gojek Instan, Ninja Express, dan masih banyak lagi.

Pilih lah ekspedisi terbaik dengan layanan yang memudahkan. Saat proses pengiriman, pastikan produk tetap aman dengan meletakkannya pada styrofoam yang juga ditambahkan dengan ice gel.

Menambah Networking

Agar bisnis frozen food lebih mudah berkembang, maka Anda bisa memperluas jaringan bisnis. Salah satunya dengan menawarkan kerja sama orang lain untuk menjadi reseller.

Anda juga bisa memperluas networking dengan berbagai pelaku bisnis lain seperti katering dan supermarket.

Mengelola Keuangan dengan Baik

Setelah bisnis frozen food Anda bisa berjalan, pastikan untuk tidak mencapur keuangan pribadi dengan keuangan bisnis. Hal ini akan membuat kondisi keuangannya jadi berantakan atau bahkan menyebabkan perputaran bisnis jadi terhenti.

Untuk itu, kelola lah keuangan dengan bijak. Catat selalu pengeluaran, biaya operasional, dan lain-lain. Pengelolaan keuangan yang baik sangat memengaruhi perkembangan bisnis Anda. Selain itu, Anda bisa lebih mudah melihat naiknya omzet bisnis.

Itulah pembahasan mengenai tips dan cara memulai bisnis frozen food. Dimulai dari usaha rumahan, siapa tahu Anda bisa mengembangkannya jadi perusahaan besar dengan memerhatikan catatan ini. Semoga bermanfaat untuk para pemula di bidang bisnis!


Author: Anna

Saya Anna, sangat gemar menulis. Karena melalui tulisanlah, Saya bisa berbagi pengetahuan dan wawasan kepada para pembaca ... :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

GelarTikar.com